Ruang Tamuku

Coretan Hati

1st BloG

      Awal mula ketertarikan pada Blog, sebenernya ngga terduga juga. Sebenernya awal-awalnya aku tertarik sama Sepeda Onta. Setelah obrak-abrik situs-situs tentang Sepeda Onta, eh ternyata di situ ditulis juga cara mudah ngebikin BloG. Jadi deh bikin BloG, ya walaupun jadi nya seperti ini ni ..

Diproteksi: Kukunya Kaki

Tulisan ini dilindungi kata sandi. Untuk melihatnya mohon masukkan sandi Anda di bawah ini:


Kukukaki

           Kukukaki alias Kuku, alias Malik alias Abdulla Malik hehehe banyak bener aliasnya. Tapi mo manggil Kuku, boleh, mo manggil Malik juga boleh, terserah mo manggil apa. aku lahir di dunia ini di kota Balikpapan, KalTim. Kalau di KTP sih lahir di Nganjuk, JaTim. Kata Emak, Kuku kecil dulu nakal nya minta ampun. Waah, kalo di sebutin ngga ke itung macem nya. aku sekolah di SD-SMU. Naah, yang lucunya, waktu di SD dulu(SDN Jekek 1,Baron,Nganjuk) aku ngga mau sekolah kalo ngga di tongkrongin ama Emak, Waahh …

              Pernah sewaktu emak ngga kelihatan, aku langsung pulang alias bolos sekolah. Itu berlangsung selama dua tahun, dari kelas satu sampek kelas 2 SD. Kelas 3 aku mesti pindah ke SD Baron 3, soalnya ortu pindah domosili. Waktu pindah di seklah yg baru ini,kenakalan aku kian menjadi aja, alias suka bolos. SD lulus trus ke SMPN 1 Baron, SMP lulus trus ke SMUN 3 Nganjuk. Ini saat-saat yg penting buat aku, antara Cinta dan kepergian Emak ..

Kuku Kelana Satu

Lulus SMU, aku mencoba merantau ke Bandung, kota Kembang yg sekarang sudah jadi Kota Kambing(kata Bang doel). Kebetulan aku ada temen di Bandung. Wahh Bandung memang gudang nya cewek cakep dan cantik juga sexy, bayangin aja aku, Kuku, lali-laki dari desa yang polosbaru pertama kali melihat Bandung dengan gadis-gadisnya. Untung temenku itu selalu menasehati aku agar ngga neko-neko. Aku mencoba mengajukan lamaran ke salah satu pabrik sepatu NIKE. Yachh tau juga lah aku harus ngeluarin duit 300rb untuk ngurus berkas-berkas.Aku menunggu lamaa banget untuk bisa bekerja di pabrik itu. Kebetulan temenku itu seorang pedagang Bakso, sambil nunggu,sambil bantuin masak-masak bakso. Lama nunggu, yang ditunggu ngga mau tau, sampek jengotan pula. Akhirnya atas saran temenku itu, aku harus jual bakso keliling!. ini awal mula aku kerja. Di luar bayangan, diluar kemauan, dan diluar cita-cita. Dan ini memang harus aku lakukan itug-itung nambah pengalaman. Hari terus berlari, aku menikmati juga jualana Bakso ini, ternyata sungguh mengasyikkan juga. Disamping aku belajar Bahasa Sunda, aku juga secara ngga langsung banyak temen-temen cewek hehe. Hingga akhir nya tentang lamaran pabrikku terlupakan dengan sendirinya, hingga temenku sekarang bertambah banyak anak buah nya. Hebat juga temen ku ini. Sebenernya temenku ini seorang Sarjana! entah mengapa dia harus jualan bakso. Memang dia pernah mengatakan sesuatu hal padaku, “dengan berdagang bakso begini, dengan bertambah nya anak buah, ilmuku ternyata tidak sia-sia, ilmuku tersebarkan” Memang bener juga, “ilmu itu bisa disalurkan dengan banyak cara, dengan banyak jalan. Waktupun berlalu dgn begitu cepatnya, dua tahun aku menjalani, hingga muncul kabar dari desa bahwa aku harus kembali, karena memang ayah aku sakit parah. Aku musyawarah dengan temenku, dan ternyata memang aku harus kembali ke desa. Dengan kedatanganku, sedikit demi sedikit, kesehatan ayahku pulih kembali. Beliau menyarankan agar aku sekolah kembali. Aku sekolah D1 Perhotelan.!

Kuku Kelana Dua

       Heekhmm. ini pengembaraanku yg kedua. Aku harus hidup di atas kakiku sendiri. Jogjakarta. Kotadengan segudang sebutan. Sengaja aku ke kota ini karena memang Job Training Kampus diadakan di sini. Hotel Sheraton Mustika Jogjakarta. Dari 2o mahasiswa kampus yg baru pertama kali berdiri yg merupakan anak cabang yg ada di Surabaya ini,ternyata yang keterima hanya 2 orang sebagai siswa training setelah melalui beberpa tahapan test yg sulit dan juga persaingan dengan kampus lain. Dua siswa itu adalah aku dan seorang cewek yg amat aku sayangi. Hari-hari berlalu dengan cepatnya, hingga sesuatu sebab aku terpaksa harus keluar dari Job Training itu. sayang, memang sayang, tapi itu memang keputusan yang final. Maafkan aku Ibu, hanya itu yg keluar dari bibirku. Dua tahun aku mencoba menyatu dengan Jogjakarta, dengan segudang percampuran budaya, Kota Pelajar, kota Sex in The Kos … Selama itu pula aku mencoba menghidupu raga ini. Bermacam-macam pekerjaan aku hadapi, dari Rosokan, tukang bakso, tukang parkir, tukang roti, sampai ta’mir masjid. Memang dahsyat! Tuhan memang Sang Pemaksa.

Kuku Kelana Tiga

Bali. Bali pulau para Dewa. Bali mengajarkanku beragam hal. Mulai budayanya, gadisnya sampai adat istiadatnya. satu tahun di Bali, Aamat sangat Melelahkan segenap otak dan ragaku ….

Kuku Kelana Empat

Mungkin ini kota terakhirku dari sekian pengembaraanku. Kota ini memang lain dari pada yang lain. Terasa aura kelembutan menyiram di segenap otak dan sumsum tulangku. Terasa sejuk, terasa ada Sesuatu yang Lain. Kota Santri, Jombang …..

Musik

« Entri lama

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.